Mental Sandal Jepit
DRAMATIC PERSONAL
1. Pak Jo
2. Lio
3. Lia
4. Dessy
5. Arini
6. Hasna
7. Bu iyem
8. Bu Nunung
BABAK I
SAAT ITU HARI SUDAH MENJELANG MALAM. SEKOLAH PUN TELAH TAK BERPENGHUNI. HANYA CAHAYA REMBULAN YANG TAMPAK MENEMANI. HEMBUSAN ANGIN YANG SAYU, MENUNJUKAN BAHWA SANG KEGELAPAN AKAN SEGERA DATANG. TIDAK TERDUGA, SESEORANG DATANG DI SEBUAH SEKOLAH DAN MEMASUKI SUATU RUANG KELAS, WAJAHNYA TERTUTUP KAIN SARUNG, BERJALAN MEMBUNGKUK DENGAN PERLAHAN. MENENGOK SANA-SINI SEPERTI TAKUT KALAU TERLIHAT SESEORANG. MENCARI SESUATU DARI SETIAP LACI-LACI BANGKU YANG ADA DI KELAS TERSEBUT. SAMPAI AKHIRNYA DIA MENEMUKAN SESUATU DARI SALAH SATU LACI BANGKU, DIA TERTAWA TERBAHAK-BAHAK SEAKAN DIALAH PEMENANGNYA. DIA MENENGOK KE SANA-KE SINI, LANGKAHNYA DIPERCEPAT DAN IAPUN PERGI DARI RUANG KELAS TERSEBUT DENGAN MEMBAWA SESUATU DI TANGANNYA.
BABAK II
PAGI TELAH TIBA, SUARA KICAU BURUNG TERDENGAR INDAH DI TELINGA. SUDAH SAATNYA UNTUK PARA PELAJAR DATANG KE SEKOLAH. LIA SALAH SATU SISWI DI SEBUAH SEKOLAH NEGRI DI JOGJA. LIO DENGAN CEPAT MEMASUKI KELAS, BERLARI MENUJU TEMPAT DUDUKNYA MEROGOH LACI BANGKU SEPERTI SEDANG MENCARI SESUATU, WAJAHNYA PANIK DAN BINGUNG AKHIRNYA IA MENUJU KEBANGKU-BANGKU LAINNYA UNTUK MENCARI APA YANG IA CARI.
LIA
(menghela napas) OMG..ada di mana? Aku sudah mencari-cari di setiap laci bangku di kelas ini tapi tidak ada.
LIA BENAR-BENAR TERLIHAT PANIK, MONDAR-MANDIR KE SANA KE MARI SAMPAI BEBERAPA SAAT LIO PUN DATANG.
LIO
(terengah-engah) Lia bagaimana sudah ditemukan barangmu yang hilang itu?
LIA
Aduh Lio kalau aku sudah menemukannya aku tidak mungkin sepanik ini..
LIO
Jadi kamu belum menemukannya? (berfikir sejenak) lebih baik kita beritahu hal ini pada kepala sekolah.
LIA
Benar dan sepertinya aku tahu siapa yang mengambil
LIO
(heran) maksudmu apa Lia? Um maksudmu ada seseorang yang mengambilnya?
LIA
(sambil berjalan kesana-kemari didepan Lio) benar dan aku yakin akan hal itu. Tidak mungkin kan kalau barangku itu bisa jalan sendiri? Pasti ada yang mengambilnya
LIO
Lalu siapa yang mengambil?
LIA
Sudahlah akan kuberi tahu kamu nanti. Sekarang lebih baik kita menemui kepala sekolah.
LIA DAN LIO PERGI UNTUK MENEMUI KEPALA SEKOLAH.
BABAK III
DESSY DAN HASNA MEMASUKI RUANG KELAS, MEREKA TENGAH ASIK BERBINCANG-BINCANG MEMBICARAKAN SESUATU
DESSY
(tertawa) jadi kau tak mau mengikuti casting besok?
HASNA
Iyo ndak to des. Aku saja ndak bisa akting-akting semacam itu. Ndak mbakat aku Des.
DESSY
Kau coba sajalah sapa tahu bakat akting kau itu terpendam Na.
HASNA
Aa emoh Des. Mau kamu bujuk aku sejuta kali aku juga ndak bakal ikut kok.
Emang itu buat pilm apa to Des?
DESSY
Apa ya? Kalau tak salah sih judulnya Beauty and the beast sih.
HASNA
Oalah.opo je kui..ndak ngerti aku. Jeneng kok yo aneh-aneh.
DESSY PUN TERTAWA MENDENGAR UCAPAN DARI HASNA. TIDAK LAMA KEMUDIAN ARINI DATANG DENGAN BERLARI SAMBIL MEMANGGIL DESSY DAN HASNA
ARINI
(berteriak) Dessyyy....Haasnaaa...(terengah-engah)
HASNA
EALAH GUSTIII.. kamu itu kenapa tho Rin. Kok yo menggeh-menggeh kaya gitu
ARINI
(menghela napas) Ada sesuatu yang gawat teman.
DESSY
Gawat ? apa maksud kau Rin?
ARINI
(berjalan kesana-kemari) Begini ceritanya, tadi sewaktu aku datang ke sekolah aku melihat Lia dan Lio menemui kepala sekolah dan kalian tau apa yang terjadi?
MELIHAT DESSY DAN HASNA SESAAT KEMUDIAN IA MELANJUTKAN...
Mereka bilang kepada kepala sekolah kalau barang kepunyaan Lia hilang dan mereka juga mengatakan kalau pak Jo lah yang mengambilnya.
HASNA
Apaaaa? Waduh nek kui bener-bener gawat. Emang apa sing ilang?
DESSY
(menggebrak meja dan berdiri) Tak peduli apa yang hilang! yang penting kenapa mereka bisa-bisanya menuduh pak Jo lah yang mengambilnya.
ARINI
Itu dia Des aku juga berfikir seperti itu, karena tadi aku mendengar bahwa Lia juga belum mempunyai bukti yang kuat.
HASNA
Wah wah kalau gitu gawatnya lebih dari sejuta ya
DESSY
Haaahh dua nenek lampir itu maunya apa sih ! Selalu saja menuduh orang lain tanpa bukti.
ARINI
(berbicara membelakangi Dessy dan Hasna) Betul banget! Inget gak seminggu yang lalu mereka pernah nuduh pak Jo mencuri helmnya Lia. Padahal bukan pak Jo yang mencuri tapi Lia sendiri yang lupa kalau helmnya ditaruh di kelas.
DESSY
Ya aku juga inget, sampai-sampai pak Jo hampir saja dipecat
ARINI
Emang gak tau diri tu anak,,mentang-mentang anak orang kaya, terus dengan seenaknya menindas yang ada di bawah mereka.
HASNA
Benar benar aku setuju! Lia sama Lio orangnya sombong, terus sok kaya lagi.
Kasian yo pak Jo
TANPA DIDUGA PAK JO PUN MASUK MENGAGETKAN DESSY ARINI DAN HASNA
PAK JO
(berjalan menuju meja guru)
Hayow..do ngomongke aku yo??
HASNA
OALAH GUSTII.. pak Jo..pak Jo..Hasna kaget ki pak. Dateng kok yo ndak bilang-bilang
PAK JO
Halah mung kaya ngana we kaget
Gek ngomongke aku to? Podo ngomongke apa hayo?
DESSY
Ndak pak Jo kita ndak ngomongin pak Jo kok.
Jangan GR deh pak (sambil senyam-senyum)
PAK JO
Halah rasah ngapusi uwong tuwa..La aku we krungu kok.. Hayow!! (berjalan menuju meja guru)
ARINI
(nada menggoda)
Duh pak Jo..kalau misalnya diomongin juga gak papa dong..pak Jo kan artis jadi diomongin terus
PAK JO
Wah jan nggodani wong tuwa wae kowe ki (sambil meletakkan buku absen di meja guru)
Yo wes gek podo sinau kana (berjalan keluar kelas)
HASNA
Injeh..injeh pak Jo..(sambil senyum)
DESSY
Aku jadi kasihan pada pak Jo. Apa yang akan dilakukan pak Jo setelah mengetahui lagi-lagi pak Jo dituduh Lia mencuri sesuatu miliknya
ARINI
Entahlah aku tak bisa membayangkannya. Tapi aku tidak terima kalau mereka menuduh pak Jo. Aku yakin bukan pak Jo yang mengambilnya
HASNA
Betul betul betul aku setuju itu
DESSY
(berteriak) HAAAAHH. ! Benar-benar apa maunya mereka.! Lihat saja sepulang sekolah nanti akan aku datangi mereka
ARINI
Jangan Des..itu akan memperkeruh suasana
HASNA
Betul Des..jangan ntar masalahnya malah jadi gede
DESSY
Tak peduli akuu..aku benar-benar tak tahan !! Lihat saja nanti akan aku habisi mereka.
DESSY PUN PERGI DARI KELAS, SEBELUM IA BENAR-BENAR PERGI HASNA BERTERIAK
HASNA
MAU KEMANA KAMU DEES??
DESSY
(sambil berjalan cepat dan berteriak) MAU KE KAMAR MANDIIII.
DESSY PUN PERGI
HASNA
(menggelengkan kepala) EALAH.! Aku kira mau nemuin Lia sama Lio. Ternyata eh ternyata mau ke kamar mandi to..
Bikin jantungku dag dig dug wae ah..
ARINI
(tertawa) Ya sudah ayo kita susul Dessy..(menggandeng tangan Hasna)
HASNA DAN ARINI PUN AKHIRNYA PERGI MENYUSUL DESSY.
BABAK 1V
LIA DAN LIO TENGAH SIBUK BERBICARA DI HALAMAN SEKOLAH, MEREKA SEDANG MEMBICARAKAN SESUATU BARANG MILIK LIA YANG HILANG DITAMBAH LAGI KEESOKAN HARINYA AKAN DIADAKAN CASTING DI SEKOLAH.
LIA
Aduhh kenapa disaat sebentar lagi ada casting di sekolah ini, aku malah ketimpa sial
LIO
Udah deh Lia yang penting kita sudah melapor ke kepala sekolah, biar kepala sekolah yang mengurus masalah ini
LIA
(gregetan) Benar sih Lio tapi aku benar-benar sial banget. Bayangin deh sudah barang milikku hilang, besok ada casting dan aku dapet jatah disuruh akting dengan menggunakan sandal jepit itu (menunjuk sandal yang dibawa Lio) ! aku kan anti sandal jepit Lio..
LIO
OMG Lia.!! Please deh ..daripada kamu tidak bisa ikut casting..? ini kan syarat buat ikut casting Lia..
LIA
(manyun) Iyeee aku tahu..
LIO
Eh omong-omong tadi kepala sekolah bilang pulang sekolah nanti mau bicarain masalah barang milikmu itu ke pak Jo.
LIA
(cuek) Haah bodo’ amat..salahnya sendiri mencuri barang milik orang lain. Biar saja itu pak Jo dipecat sekalian.! Bener tidak?
LIO
Yo’i habiiiss sukanya nyuri sih
LIA
(tertawa) Bener itu sekalian buat pelajaran bagi pak Jo..
Bel berbunyi
LIO
Masuk ke kelas yuk . udah masuk tuh..
LIA DAN LIO PERGI MENINGGALKAN HALAMAN DAN MENUJU KE KELAS.
BABAK V
SEPULANG SEKOLAH SISWA-SISWI SUDAH MULAI MENIGGALKAN RUANG KELAS. DAN HANYA LIA DAN LIO LAH YANG MASIH TETAP BERADA DI KELAS. LIA SEDANG ASIK MENDENGARKAN LAGU DARI HEADSETNYA DAN LIO SEDANG ASIK BERCERMIN. TANPA DIDUGA DESSY ARINI DAN HASNA MEMASUKI RUANG KELAS DENGAN LANGKAH CEPAT.
DESSY
(menendang meja) Heh nenek lampir berdiri kalian !!!!
LIA DAN LIO TAMPAK TERKEJUT. MEREKAPUN TERPANCING EMOSI
LIA
Wah wah Ada apa kalian ke sini?? Sambil marah-marah pula !
DESSY
(membentak) Halah tidak usah kau berlagak begok hey nenek lampirr!!
Kita ke sini karena tidak setuju dengan kelakuan kau!
HASNA
Betu betul kalian ini sudah menuduh pak Jo yang tidak tidak tho?!
LIA
(sinis) Oalah jadi itu maksud kalian ke sini (berjalan melalui Dessy, Hasna, dan Arini) Kenapa? kalian tidak terima??
DESSY
Kita tak setuju kalian menu....
BELUM DESSY SELESAI BERBICARA LIA LANGSUNG MEMOTONG PEMBICARAAN DESSY
LIA
Haalaah peduli amat sih kalian sama pak Jo..Kalian tahu apa hah? Memang kalian tahu siapa yang mengambil barang milikku itu? Tidak kan?
ARINI
Kita memang tidak tahu siapa pelakunya tapi paling tidak jangan kamu menuduh pak Jo sembarangan!
LIO
Hash diem kamu dassar KUTU KUPRET ! jelas pak Jo pelakunya karena dialah yang membersihkan dan membereskan semua yang ada di sekolah ini!
DESSY
Tapi bisa sajakan Lia yang lupa menaruh di mana barang itu seperti kejadian seminggu yang lalu !
LIA
Ini beda tahu !! kali ini aku tidak teledor aku menaruh di laci bangku di mana aku duduk kemarin tapi pagi tadi sudah hilang aku sudah mencari kemana saja dan itu gak ada aku tidak hanya sekedar kehilangan barang kecil tahu !!
ARINI
Bukan barang kecil ? lalu apa?
LIO
Dengar ya kalian semua Lia itu kehilangan sesuatu yang sangat mahal yang tidak bisa kalian beli.
HASNA
Memange opo?
LIO
LAPTOOPP..!!! Kalian tahu Lia kehilangan LAPTOP!!
DESSY
Hash sama saja kau yang teledor Lia !!
Coba kau tak lupa membawa laptop itu pasti takkan hilang!
LIA
Diiiaamm kaau KUTU KUPRET ! tidak usah menceramahi aku. !
HASNA
Harusnya kamu mau diceramahi itu kan buat kebaikan kamu
LIA
Haalah tak usah ikut campur kau anak kampung (mendorong Hasna sampai jatuh)
DESSY YANG TIDAK TERIMA LIA MENDORONG HASNA, DESSY LANGSUNG MEMBALAS MENDORONG LIA. LIO PUN TIDAK DIAM SAJA , DIA MEMBELA LIA HABIS-HABISAN. BEGITU JUGA DENGAN ARINI.
SUASANA SEMAKIN MEMANAS MEREKA TIDAK HANYA PERANG MULUT NAMUN JUGA MENGGUNAKAN FISIK. MELIHAT MEREKA BERTENGKAR HASNA LANGSUNG BERDIRI DAN MELERAI MEREKA
HASNA
Sudah sudah hentikan !! hentikan !!
HASNA BINGUNG KARENA USAHANYA UNTUK MELERAI GAGAL. NAMUN DI TENGAH KEBINGUNGANNYA DATANG KEPALA SEKOLAH YAITU BU NUNUNG BERSAMA DENGAN PAK JO.
BU NUNUNG
(berteriak) SUDAHH HENTIKAN..HENTIKAN SEMUA KERIBUTAN INI!!!
SEMUA TIDAK MENGHIRAUKAN TERIAKAN BU NUNUNG, SAMPAI AKHIRNYA BU NUNUNG MENGULANG KEMBALI PERKATAANNYA
HENTIKAAN !! HENTIKAAN !!
AKHIRNYA KERIBUTAN YANG TERJADI PUN TERHENTIKAN. SEMUA DIAM, RUANG KELAS YANG RAMAI MENJADI SUNYI DALAM SEKEJAP. PADA AKHIRNYA BU NUNUNG YANG PERTAMA KALI MELAKUKAN SESUATU
BU NUNUNG
Ada apa ini? Apa yang sedang terjadi di sini?
SEMUA DIAM TIDAK ADA YANG MENJAWAB
(menggertak) Jawab! Kalian ini bisu ya?? Cepat jawab pertanyaan ibu!
LAGI-LAGI SEMUA DIAM TAK ADA YANG MENJAWAB. DENGAN KESAL LIA MEMANDANG PAK JO YANG SEDANG BERDIRI SAMBIL MEMBAWA SAPU DI TANGANNYA, IA PUN MENGHAMPIRI PAK JO.
LIA
(mengambil sapu dari pak Jo dan mendorong pak Jo hingga terjatuh)
Ini semua gara-gara si pencuri ini bu!
DESSY
Lia cukup! Apa yang kamu lakukan ! kasihan pak Jo
LIO
Kasihan? Pada seorang pencuri?
PAK JO
(mencoba berdiri) Saya ndak mencuri.sungguh saya ndak tahu apa-apa
LIA
Aduh pak Jo nggak usah pakek ngeles segala. Kalau bukan pak Jo siapa lagi?
Karena pak Jo lah orang yang membereskan keadaan di sekolah ini
PAK JO
(sambil menunduk) Tapi saya ndak mengambil laptopnya neng Lia sungguh neng
LIA
Tidak aku nggak akan percaya dengan semudah itu. Bu nunung sekarang ibu berfikir kalau bukan pak Jo lalu siapa lagi ? hanya pak Jo lah yang terus berada di sekolah ini kan?
DESSY
Heh jangan sembarangan ngomong ya ! Bu ibu jangan percaya sama Lia. Saya yakin bukan pak Jo pelakunya
LIO
Udah deh kalian ini ngapa sih masih membela pak Jo ? sudah jelas dia pencurinya!
Pak Jo .udah bilang saja terus terang kalau memang bapak yang mengambil kan?
PAK JO
Ya Allah sungguh neng bukan saya ..saya ndak tahu tentang laptopnya neng Lia.
(tubuhnya bergetar ketakutan)
LIA
HALAH Pembohong!!! (mendorong pak Jo hingga jatuh untuk kedua kalinya) di suruh jujur saja susah banget sih.!!
HASNA
Aduh Gustiii..Lia kowe ki ndak sopan banget sih ma orang tua
ARINI
LIA kamu sudah keterlaluan tahu!! (menampar Lia)
LIO
Apa-apaan kau Arini dassar KUTU KUPRET !! (menarik baju Arini)
BU NUNUNG
Sudah sudah hentikan !! Hentikan perbuatan kalian!
(menghela napas) Ibu sudah memutuskan sesuatu dan ini juga demi kebaikan kalian!
(menatap pak Jo) Maaf pak Jo.keputusan saya bapak di pecat jadi bapak tidak akan bekerja di sekolah ini !
SEMUA TERKEJUT, TERUTAMA DESSY ARINI DAN HASNA, MEREKA MENANGIS KARENA PAK JO HARUS DIPECAT. TAPI LIA DAN LIO WAJAH MEREKA TAMPAK BERSERI-SERI DENGAN PENUH KEMENANGAN.
DESSY
Apa bu? Pak Jo di pecat? Kenapa? belum tentu kan pak Jo yang mengambilnya?
BU NUNUNG
Maaf Dessy ibu melakukan ini demi kebaikan kalian.
Sudah sekarang lebih baik kalian semua pergi dan pulang ke rumah masing-masing.
Cepat keluar ! (bu nunung pun pergi terlebih dahulu)
DESSY ARINI HASNA SAMBIL BERJALAN DAN MENANGIS MEREKA MASIH MENATAP PAK JO. SETELAH MEREKA PERGI LIA DAN LIO PUN KELUAR KELAS SAMBIL BERJALAN MEREKA TERTAWA KERAS.
SUASANA MENJADI HENING HANYA PAK JO YANG BERADA DI KELAS.
DENGAN TUBUH GEMETAR PAK JO MENCOBA BERDIRI. PERLAHAN IA BERJALAN MENGAMBIL SAPUNYA. DALAM KEHENINGAN PAK JO MENCURAHKAN ISI HATINYA DENGAN BERSIMPUH
PAK JO
Kenapa? kenapa aku sing tuduh? Apa gara-gara aku iki uwong sing ora nduwe?
TUHANN..bukan aku sing nyuri.aku ora nyuri,Sumpah aku ndak tahu apa-apa tentang laptop kui..aki ora ngerti apa-apa.
DENGAN MENANGIS PAK JO KEMBALI BERDIRI DENGAN PERLAHAN. IA BERJALAN KELUAR KELAS DENGAN KAKI DISERET.
BABAK VI
KEESOKAN HARINYA SISWA-SISWI YANG AKAN MENGIKUTI CASTINGPUN TELAH BERDATANGAN. SEMUANYA TENGAH SIBUK MEMPERSIAPKAN DIRI UNTUK MENGIKUTI CASTING. NAMUN LIA DAN LIO TENGAH SIBUK MENCARI SESUATU, SEPERTINYA ADA SESUATU YANG TERLUPA.
LIA
Duh bagaimana ini sandalnya tidak ada?
LIO
Kok bisa ? kemarin kamu taruh di mana? (mengingat) Oh.jangan-jangan sandalnya tertinggal di kelas lagi.
LIA
Iya kamu benar bisa saja tertinggal, apalagi gara-gara kemarin ada kejadian yang menegangkan. Iya tidak?
LIO
Tapi kita tidak bisa ke kelas sekarang. Tidak ada waktu
DISAAT MEREKA KEBINGUNGAN UNTUK MENGAMBIL SANDAL JEPIT YANG ADA DI KELAS, MEREKA MELIHAT BU IYEM PENJUAL MIE YANG SEDANG MENITIPKAN DAGANGANNYA DI KANTIN. SPINTAS MEREKA MEMPUNYAI IDE UNTUK MEMINTA BANTUAN BU IYEM
LIA
(berteriak) BU IYEEMM!
DENGAN TERKEJUT BU IYEM LANGSUNG MENOLEH DAN MENGHAMPIRI LIA DAN LIO
BU IYEM
(terengah-engah) Iya ada apa ya?
LIA
Begini bu Iyem.tolong dong ambilin sandal jepit yang ada di kelas. Mau ya bu? Please ! itu sangat penting sekali bu ..
BU IYEM
Sandal jepit ? Em baik baiklah . saya ambilkan dulu ya..
BU IYEM PUN PERGI, LIA DAN LIO MENUNGGU SAMPAI BEBERAPA SAAT. DAN TIDAK LAMA KEMUDIAN BU IYEM DATANG TANPA MEMBAWA APA-APA.
BU IYEM
Maaf saya tidak menemukan sandal yang dimaksud sama kamu Lia. Tidak ada sandal jepit di kelas
LIA
What?? OMG..terus gimana ini Lio?
LIO
Mane aku tahu Lia !
LIA
Gawat ini aku tidak bisa ikut casting ! Gimana dong?
LIA SEMAKIN PANIK KARENA TANPA SANDAL JEPIT ITU DIA TIDAK BISA MENGIKUTI CASTING. NAMUN TIDAK DISANGKA PAK JO DATANG DENGAN MEMBAWA SANDAL DITANGANNYA.
PAK JO
Apa iki sandal jepite neng Lia? Saya nemu di bawah meja kemarin.
LIO
(mengambil sandalnya dgn cepat) Betul ini sandalnya Lia. (sinis) tidak sangka pencuri bisa juga menyerahkan barang yang hilang
LIA
(mendorong bahu pak Jo) Mungkin saja si pencuri ini sadar kali.
LIO
Sadar? (tertawa sinis) Habis kesambet apa pak? Kesambet setan?
PAK JO HANYA DIAM SAJA, IA MENUNDUK TANPA BERKATA APA-APA
BU IYEM
Maaf tadi kalian bilang pencuri? Apa maksudnya?
LIA
Ups Bu Iyem tidak tahu ya! Pak Jo itu pencuri baru di sekolah ini.
BU IYEM
(melihat pak Jo) Ma..maksudnya apa?
LIO
(menunjuk pak Jo) Dia sudah mencuri Laptop milik Lia yang tertinggal di kelas dan dia tidak mau mengakui perbuatannya!
PAK JO
(suaranya bergetar) Bu..bukan saya. Saya tidak mencuri
LIA
(menyentak) Hasshh..Pembohong !
Sudah Lio lebih baik kita pergi, aku juga ingin segera ikut casting itu. Dari pada di sini muaakk aku melihat wajah si pembohong ini!
LIO
Okey..Dan satu lagi jangan harap kami akan mengucapkan terima kasih karena pak Jo telah menemukan sandal jepit itu. Itu tidak akan pernah kami lakukan pada Pembohong seperti kau pak Jo! Terus mendingan pak Jo cepet-cepet pergi deh dari sekolahan ini, pak Jo kan sudah dipecat jadi tidak perlu lagi ke sekolahan ini
SAMBIL BERJALAN PERGI LIA DAN LIO TERTAWA DENGAN SINIS.
BU IYEM DAN PAK JO MEREKA HANYA BERDUA SAJA DI HALAMAN ITU. PAK JO MASIH SAJA MENUNDUK.
BU IYEM
Pak Jo maaf saya......
BELUM BU IYEM MELANJUTKAN PERKATAANNYA PAK JO BERAKATA :
PAK JO
Maaf bu Iyem saya pergi dulu.
BU IYEM TERUS MELIHAT PAK JO HINGGA PAK JO TAK TERLIHAT. BU IYEM PUN PERGI NAMUN SEBELUMNYA DI SEMPAT BERKATA
Maafkan saya pak Jo
BABAK VII
LIA
(menggebrak meja)
Sebaall..Sebbaallll...!
LIO
Lia sudahlah
LIA
Kenapa aku gagal? Kenapa aku tidak lolos casting itu? Kenapa? Kenapa Lio?
TIBA-TIBA DESSY ARINI DAN HASNA DATANG...
DESSY
Itu karena perbuatan kau yang asal menuduh ! jadi Tuhan tidak mengizinkan kau lolos dalam casting itu!
LIA
Kamu jangan asal bicara ya !
LIA
Benar jaga itu muluutt..!
ARINI
Kau itu yang jaga mulut kau dasar Nenek Lampir !!
MEREKA SALING PANDANG. HASNA SAAT ITU TAKUT SEKALI KALAU SAJA MEREKA BERTENGKAR LAGI. NAMUN HASNA LEGA KARENA BU NUNUNG TANPA DIDUGA DATANG KE KELAS.
BU NUNUNG
Apa yang sedang kalian lakukan? Suara kalian terdengar dari luar! Apa sedang ada keributan di sini?
DESSY
Tidak bu..kami di sini hanya sedang membicarakan Lia yang tidak lolos casting kok.
LIO
Bohong bu..! tidak hanya itu saja mereka menghina kami tukang tuduh bu.!
BU NUNUNG
Apakah yang diucapkan LIO itu benar? Kalau iya apa alasan kalian?
ARINI
Baiklah memang apa yang dikatakan Lio benar, tapi kami hanya merasa kalau bukan pak Jo lah yang mengambil.
BU NUNUNG
Tapi Arini, hanya pak Jo yang setiap hari membersihkan seluruh sekolah ini baik pagi ataupun siang. Siapa lagi kalau bukan pak Jo?
LIA
Tuh dengarkan kalian. .harusnya kalian berfikir dong !
Kalau bukan pak Jo siapa lagi?
TIBA-TIBA TERDENGAR SUARA TERIAKAN SAMBIL MENANGIS. DAN TERNYATA ITU BU IYEM
BU IYEM
(berteriak dari kejauhan sambil menangis) Saya..saya lah pelakunya
BU NUNUNG
Apa maksudnya bu Iyem?
BU IYEM
(menangis dan menghampiri Lia) Saya Lia..saya yang mengambil laptop milikmu.
SEMUA TERKEJUT
LIA
Apaa ? bu Iyem bohong kan? Bu Iyem bicara seperti itu agar pak Jo tidak jadi dipecat begitu kan?
BU IYEM
(berlutut di depan Lia)
Tidak Lia.tidak. saya lah yang sudah mengambil laptop milikmu yang tertinggal di laci bangku !
HASNA
Eee GUSTII jadi bu Iyem to sing ngambil la napa bu?
DESSY
Dan bagaimana ibu melakukan perbuatan ini?
BU IYEM
Maaf.maafkan saya. Saya terpaksa mengambilnya karena untuk biaya sekolah anak saya.
Saat itu saya melihat laptop yang tertinggal di kelas dan saya tahu itu milik Lia. Tapi demi anak saya..saya terpaksa mengambil laptop itu..Maafkan saya
BU NUNUNG
Tapi karena perbuatan bu Iyem pak Jo yang kena bu..semua jadi menuduh pak Jo
ARINI
Bahkan sampai pak Jo dipecat.
LIA
Apa yang membuat ibu mengakui hal ini?
BU IYEM
Saya.saya tidak tega melihat pak Jo yang terus-terusan dituduh, Saya benar-benar merasa bersalah. Maafkan saya (berlutut di depan Lia)
SEMUA DIAM, DAN SETIAP MATA TERTUJU PADA LIA. NTAH APA YANG SEDANG DIPIKIRKAN OLEH LIA
LIA
Bangun bu Iyem. Tidak usah berlutut sepert itu.
BU IYEM PUN BERDIRI
(menendang meja) HAAH SIALAN!! Bukan pak Jo pelakunya bukan pak Jo..
Tapi tapi bu Iyemlah pelakunya..bu Iyem pelakunyaa!
(menunjuk bu Iyem) Ini semua karena bu Iyem.!
BU NUNUNG
Lia sudahlah.! Ibu tahu perasaanmu karena ibu juga merasakannya.
LIA
Bu Iyem Jahaattt..bu Iyem penccuuurriiii..Aku harus mencari pak Jo..aku harus meminta maaf pada pak Jo..(berteriak memanggil) pak Jo..pak Jo..pak Jo
LIA PUN PERGI UNTUK MENCARI PAK JO.
SUASANA MENJADI HENING, SEMUA TERDIAM. HANYA TERDENGAR TANGISAN DARI BU IYEM. SAMPAI AKHIRNYA..
DESSY
Aku tidak sangka bu Iyem lah yang mencuri
ARINI
Padahal selama ini aku beranggapan bahwa bu Iyem adalah orang yang baik
HASNA
Kalau begini kasihan pak Jo kan. Pak Jo ndak salah apa-apa
LIO
Bu Iyem keterlaluan..Keterlaaaluuaannn!!
BU NUNUNG
Cukup.! Sudah lah semua ini sudah terjadi. Ibu juga merasa bersalah karena sudah menuduh pak Jo.
BU IYEM
(menangis) Maaf..Maafkan saya..
TIBA-TIBA PAK JO DATANG DENGAN HERAN KARENA MELIHAT BU IYEM YANG MENANGIS.
PAK JO
(jalan pelan-pelan) ma..maaf ..a..ada apa iki?
Saya mau ketemu ibu Nunung saya mau pamit.
DESSY
Pak Jo ?? (terkejut)
Tidak Tidak! Pak Jo tidak perlu pergi
PAK JO
Maksudnya apa ?
SEMUA TERKEJUT KARENA TIBA-TIBA LIA BERTERIAK
LIA
(terengah-engah) Pak Jo..pak Jo..!
Pak Jo Lia minta maaf..selama ini Lia menuduh pak Jo yang nggak-nggak.
Maafin Lia pak..maaafff..
LIO
Kami minta maaf karena ternyata pak Jo bukan yang mengambil laptop milik Lia..
Kami nyesel udah nuduh pak Jo.
BU NUNUNG
Betul pak Jo..saya juga minta maaf
LIA
(menunjuk Bu Iyem) Ini semua karena bu Iyem ! bu Iyem yang telah mencuri laptopku..
BU IYEM
Maafkan saya Lia..maafkan saya pak Jo..
Saya terpaksa melakukan ini.kalian boleh memberikan hukuman untukku..
BU NUNUNG
Sudahlah bu Iyem..yang terpenting salah paham ini dapat terbongkar.
Sekarang terserahmu Lia..apa yang akan kamu lakukan?
LIA
Aku tidak tahu.aku bingung..bagaimana kalau pak Jo yang menentukan hukuman apa yang pantas untuk bu Iyem.
LIO
Betul aku setuju. Bagaimana pak Jo?
PAK JO
Endak saya ndak akan memberikan hukuman apa-apa. Dan saya juga sudah memaafkan bu Iyem.
LIO
Apaaa?? Duh pak Jo...kok malah dimaafin?
Gimana nih Lia?
LIA
Ya sudahlah kalau pak Jo berkata seperti itu apa boleh buat. Lagian pak Jo lah yang berhak memutuskan.
DESSY
Gak sangka aku Li..ternyata otakmu bisa waras juga..
LIA
Iya donk my baby Dessy. .
(menghela napas) Okey..bu Iyem sekarang gak usah nangis lagi..karena pak Jo udah maafin bu Iyem..aku juga bakal maafin bu Iyem..masalah laptop tidak usah dipikirin lagi.
BU IYEM
Benarkah? Terima kasih Lia. Terima kasih pak Jo.
Terima kasih semuanya
PAK JO
Nggeh bu Iyem ndak apa-apa.
BU NUNUNG
Iya bu Iyem. Ibu jangan pernah lagi mengulang perbuatan ini lagi
HASNA
Betul bu Iyem. Tidak baik itu.
BU IYEM
Iya saya janji tidak akan mengulangi perbuatan ini lagi
SEMUA TERSENYUM BAHAGIA.
Bu Nunung pak Jo tidak jadi di pecat kan??
SEBELUM BU NUNUNG MENJAWAB ANAK-ANAK SEMUA SERENTAK BERKATA: “ Iyaa nggaaakklahhh “
MEREKA PUN TERTAWA BERSAMA. DI SAAT SEMUANYA SALING BERPELUKAN. LIA BERKATA SENDIRIAN.:
“Kalian tahu ternyata mentalku ini tidak lebih dari sandal jepit dan pak Jo yang selalu aku anggap seperti sandal jepit ternyata memiliki jiwa yang besar dan seseorang yang berguna bagi orang disekitarnya...dan kalian tahu entah kenapa aku aku jadi suka sekali dengan sandal jepiiiittt.. “
LOVEEE YOUU SANDAL JEPIIITTT.....
SELESAAII
: )
Blog ini berisi tentang sebuah karya-karya menulis, seperti puisi, cerpen, bahkan naskah
Selasa, 22 Februari 2011
PERJUANGAN HIDUP SANG PENGEMIS
Menderita dari kekejaman dunia
Semangat jiwa raga tetaplah membara
Lelah berjalan di tengah keramaian kota
Kau usap keringat dengan lemas tak berdaya
Pakaian kusam tak bernilai
Berjalan kesakitan tanpa sepasang alas kaki
Bau tubuhmu sangatlah menyengat
Hingga lalat tak segan tuk menghinggap
Berjuang tiada henti, meraih mimpi yang belum pasti
Jari-jari keriput, gemulai memainkan
melodi-melodi gitar tua
melodi indah tuk menarik simpati
Tak disangka, betapa besar perjuangan hidupmu
Merebahkan tubuh di atas terik mentari
Pilu rasa ini memandang kau
sendiri tak berdaya memutari dunia
kini,hanya sesosok gitar tualah yang menemanimu
menuntunmu menunjukkan jalan terbaik
jangan menyerah saudaraku, terus tersenyum
melewati ruang dan waktu
Semangat jiwa raga tetaplah membara
Lelah berjalan di tengah keramaian kota
Kau usap keringat dengan lemas tak berdaya
Pakaian kusam tak bernilai
Berjalan kesakitan tanpa sepasang alas kaki
Bau tubuhmu sangatlah menyengat
Hingga lalat tak segan tuk menghinggap
Berjuang tiada henti, meraih mimpi yang belum pasti
Jari-jari keriput, gemulai memainkan
melodi-melodi gitar tua
melodi indah tuk menarik simpati
Tak disangka, betapa besar perjuangan hidupmu
Merebahkan tubuh di atas terik mentari
Pilu rasa ini memandang kau
sendiri tak berdaya memutari dunia
kini,hanya sesosok gitar tualah yang menemanimu
menuntunmu menunjukkan jalan terbaik
jangan menyerah saudaraku, terus tersenyum
melewati ruang dan waktu
Langganan:
Postingan (Atom)